uuuh.org – Pada Rabu, 1 Januari 2025, Montenegro diguncang oleh tragedi penembakan massal yang menewaskan 12 orang, termasuk dua anak-anak, di kota Cetinje. Kejadian ini menimbulkan duka mendalam bagi seluruh negara dan memicu respons cepat dari pemerintah dan masyarakat setempat. Salah satu bentuk penghormatan dan solidaritas yang paling menyentuh adalah nyala lilin yang dinyalakan oleh ribuan warga Montenegro untuk mengenang para korban.
Penembakan massal ini terjadi setelah pelaku, yang diidentifikasi sebagai Aco Martinović berusia 45 tahun, terlibat dalam pertengkaran di sebuah bar di Cetinje. Setelah pertengkaran tersebut, Martinović pulang untuk mengambil senjata dan kembali ke bar untuk melakukan penembakan. Ia kemudian melanjutkan aksinya ke beberapa lokasi lain, menembak mati 12 orang dan melukai empat lainnya sebelum akhirnya bunuh diri saat dikejar oleh polisi.
Perdana Menteri Montenegro, Dritan Abazović, mengumumkan masa berkabung tiga hari di seluruh negara sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Seluruh perayaan Tahun Baru dibatalkan, dan bendera dikibarkan setengah tiang di seluruh penjuru Montenegro. Pemerintah juga berencana untuk memperketat aturan kepemilikan senjata dan mempertimbangkan larangan total atas kepemilikan senjata di negara tersebut.
Pada Kamis malam, ribuan warga Montenegro berkumpul di alun-alun utama Cetinje dan di berbagai kota lainnya untuk mengadakan vigil nyala lilin. Mereka menyalakan lilin dan berdoa bersama untuk mengenang para korban. Acara ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk keluarga korban, teman, dan tetangga yang terpukul oleh tragedi ini.
Tragedi ini tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan teman-teman korban, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran besar tentang tingkat kekerasan di masyarakat Montenegro. Banyak warga yang merasa bahwa pemerintah harus melakukan lebih banyak untuk mencegah tragedi serupa di masa depan. Beberapa warga bahkan menuntut pengunduran diri pejabat keamanan tingkat tinggi sebagai bentuk tanggung jawab atas kejadian ini.
Penembakan massal di Montenegro adalah tragedi yang sangat menyedihkan dan mengejutkan. Namun, respons cepat dari pemerintah mahjong slot dan solidaritas yang ditunjukkan oleh masyarakat melalui nyala lilin dan doa bersama menunjukkan bahwa dalam masa-masa sulit, semangat dan kekuatan bersama dapat memberikan dukungan dan penghiburan. Semoga langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah dapat mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.